Cetra's Song Fav

Senin, 30 September 2013

Curhat 5

Usaha ini bisa dikatakan usaha turun temurun, karena mulai saya kecil nenek saya memiliki kost-kostan. Sehingga ketika rumah tersebut dijual dan pindah, orang tua saya tetap membuat kost-kosta. Karena itulah kebutuhan hidup bisa terpenuhi lagi. 

Memang kelebihan kost-kostan sangatlah tidak lazim lagi untuk diterka, akan tetapi orang akan selalu membutuhkan tempat tinggal dimana ia bisa beristirahat dan lain-lain. Ambilah contoh seorang mahasiswa yang kota asalnya jauh dari Universitasnya, tentu ia akan memilih kost-kostan yang dekat dengan lokasi ia menuntut ilmu. Ini agar memudahkan proses tujuan ia meangap kuliah.

TIPS DAN TRIK BERBISNIS KOST-KOSTAN
Bisnis kos-kosan cenderung stabil di Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan kota besar lainnya karena banyaknya arus masuk penduduk ke kota besar tersebut sangat banyak. Ini artinya, permintaan sektor tempat tinggal di kota besar masih amat tinggi. Sementara penawaran untuk tempat tinggal cenderung menurun karena faktor harga tanah di kota besar yang mahal. Oleh sebab itu, bisnis kos-kosan cukup menjanjikan untuk digeluti.
Untuk memulai bisnis ini, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Lokasi

Ini tergantung pasar yang Anda incar. Jika Anda mengincar mahasiswa, berarti lebih baik memilih lokasi sekitar kampus, sedangkan jika ingin menarik karyawan, pilihlah lokasi dekat perkantoran.

2. Kenyamanan, keamanan, dan kebersihan
Ini salah satu faktor penting agar unggul dalam persaingan. Bisa jadi, di sekitar lokasi kos milik Anda, sudah banyak terdapat tempat kos, yang menawarkan fasilitas yang sama dengan Anda. Berarti keamanan, kenyamanan dan kebersihan bisa jadi faktor penentu dan pembeda serta nilai tambah.

3. Harga
Menetapkan harga gampang-gampang susah, tergantung lokasi, fasilitas dan kota. Makin dekat dengan kampus atau kantor, biasanya harga makin mahal. Semakin lengkap fasilitas, harga juga makin mahal. Jika biaya hidup di kota Anda terbilang tidak besar, harga kos juga biasanya tidak tinggi.

4. Layanan tambahan
Kalau konsumen kos Anda adalah karyawan, perlu disediakan tenaga untuk mencuci baju atau membersihkan kamar. Karena biasanya mereka sudah kelelahan sepulang kantor. Bagi para mahasiswa layanan internet gratis sangat menarik dan merupakan pertimbangan utama mereka memilih kos Anda, karena layanan internet gratis (Wi-fi) bisa mereka pergunakan untuk mencari bahan-bahan pendukung tugas perkuliahan mereka. Sementara bagi para karyawan bisa digunakan untuk mengakses jejaring sosial.

5. Akses
Apakah ada kendaraan umum yang lewat di depan rumah atau kompleks? Apakah mudah dijangkau? Apakah motor atau mobil bisa masuk ke lokasi kos. Hal ini merupakan faktor yang cukup menunjang.

6. Fasilitas
Yang standar adalah tempat tidur plus kasur dan almari. Jika target pasar Anda adalah mahasiswa, akan lebih baik jika disediakan meja belajar. Namun, jika incaran Anda adalah karyawan dan kota Anda berhawa panas, AC akan sangat diminati, plus kamar mandi dalam. Karena faktor kenyamananlah yang mereka cari. Mereka butuh tempat istirahat yang nyaman, setelah seharian mereka lelah bekerja.

Setelah tahap awal di atas sudah Anda kuasai dengan baik, langkah selanjutnya adalah memikirkan bagaimana mengelola bisnis Anda agar berjalan baik, serta cara mempertahankan kenyamanan.

1. Seleksi
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang disebabkan karena ketidakjelasan asal-usul penghuni kos, Anda bisa menerapkan proses seleksi melalui obrolan santai ketika mereka akan mendaftar sebagai penghuni kos Anda. Paling tidak Anda bisa menggali informasi mereka tentang tempat asal, tempat kerja, dan status mereka. Cara seleksi yang lebih ekstrim dan formal adalah dengan meminta mereka mengisi form pendaftaran penghuni kos yang telah Anda siapkan.

2. Tata tertib pengunjung
Mengelola penghuni kos agar selalu tertib kadang gampang-gampang susah. Baik buruknya Anda mengelola penghuni ini menentukan citra kos-kosan Anda di mata lingkungan sekitarnya. Untuk itu dibutuhkan piranti pendukung berupa tata tertib pengunjung kos.

3. Bisnis pendukung
Apabila bisnis kos-kosan Anda sudah berjalan baik, ada baiknya Anda terus mengembangan penghasilan Anda melalui bisnis-bisnis pendukung seperti jasa cuci baju, membuka konter isi pulsa ataupun minimarket/mini swalayan yang menjual bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Selain bisa menyasar konsumen dari dalam (penghuni kos), juga bisa menyasar konsumen dari luar.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.
MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.
Unsur MSDM adalah manusia. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.
A. Berikut ini adalah pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut para ahli:

1. Menurut Melayu SP. Hasibuan.
MSDM adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif danefisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.

2. Menurut Henry Simamora
MSDM adalah sebagai pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balasan jasadan pengelolaan terhadap individu anggota organisasi atau kelompok bekerja.MSDM juga menyangkut desain dan implementasi system perencanaan, penyusunanpersonalia, pengembangan karyawan, pengeloaan karir, evaluasi kerja, kompensasi karyawandan hubungan perburuhan yang mulus.

3. Menurut Achmad S. Rucky
MSDM adalah penerapan secara tepat dan efektif dalam proses akusis, pendayagunaan,pengemebangan dan pemeliharaan personil yang dimiliki sebuah organisasi secara efektifuntuk mencapai tingkat pendayagunaan sumber daya manusia yang optimal oleh organisasitersebut dalam mencapai tujuan-tujuannya.

4. Menurut Mutiara S. Panggabean
MSDM adalah proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pimpinan danpengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan,pengadaan, pengembngan, kompensasi, promosi dan pemutusan hubungan kerja gunamencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dari definisi di atas, menurut Mutiara S. Panggabaean bahwa, kegiatan di bidang sumberdaya manusia dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu dari sisi pekerjaan dan dari sisipekerja.
Dari sisi pekerjaan terdiri dari analisis dan evaluasi pekerjaan. Sedangkan dari sisi pekerjameliputi kegiatan-kegiatan pengadaan tenaga kerja, penilaian prestasi kerja, pelatihan danpengembangan, promosi, kompensasi dan pemutusan hubungan kerja.
Dengan definisi di atas yang dikemukakan oleh para ahli tersebut menunjukan demikianpentingnya manajemen sumber daya manusia di dalam mencapai tujuan perusahaan,karyawan dan masyarakat.Unsur manajemen (Tool of management), biasa dikenalMarket/marketing, pasar

B. Model Manajemen Sumber Daya Manusia
Di dalam memahami berbagai permasalahan pada manajelen sumber daya manusiadan sekaligus dapat menentukan cara pemecahannya perlu diketahui lebih dahulu model-model yang digunakan oleh perusahaan kecil tidak bias menerapkan model yang biasadigunakan oleh perusahaan besar. Demikian pula sebaliknya. Dalam perkembangan model-model ini berkembang sesuai dengan situasi dan kondisi serta tuntutannya.Untuk menyusun berbagai aktifitas manajemen sumber daya manusia ada 6 (enam) modelmanajemen sumber daya manusia yaitu:

1. Model Klerikal
Dalam model ini fungsi departemen sumber daya manusia yang terutama adalah memperolehdan memelihara laporan, data, catatan-catatan dan melaksanakan tugas-tugas rutin. Fungsidepartemen sumber daya manusia menangani kertas kerja yang dibutuhkan, memenuhiberbagai peraturan dan melaksanakan tugas-tugas kepegawaian rutin.

2. Model Hukum
Dalam model ini, operasi sumber daya manusia memperoleh kekutannya dari keahlian
di bidang hukum. Aspek hukum memiliki sejarah panjang yang berawal dari hubunganperburuhan, di masa negosiasi kontrak, pengawasan dan kepatuhan merupakan fungsi pokokdisebabkan adanya hubungan yang sering bertentangan antara manajer dengan karyawan.

3. Model Finansial
Aspek pinansial manajemen sumber daya manusia belakangna ini semakin berkembangkarena para manajer semakin sadar akan pengaruh yang besar dari sumber daya manusiaini meliputi biaya kompensasi tidak langsung seperti biaya asuransi kesehatan, pension,asuransi jiwa, liburan dan sebagainya, kebutuhan akan keahlian dalam mengelola bidangyang semakin komplek ini merupakan penyebab utama mengapa para manajer sumber dayamanusia semakin meningkat.

4. Model Manjerial
Model manajerial ini memiliki dua versi yaitu versi pertama manajer sumber daya manusiamemahami kerangka acuan kerja manajer lini yang berorientasi pada produktivitas. Versikedua manajer ini melaksanakan beberpa fungsi sumber daya manusia.Departemen sumber daya manusia melatih manajer lini jdalam keahlian yang diperlukanuntuk menangani fungsi-fungsi kunci sumber daya manusia seperti pengangkatan, evaluasikinerja dan pengembangan. Karena karyawan pada umumnya lebih senang berinteraksidengan manajer mereka sendiri disbanding dengan pegawai staf, maka beberapa departemensumber daya manusia dapat menunjukan manajer lini untuk berperan sebagai pelatih danfsilitator.

5. Model Humanistik
Ide sentral dalam model ini adalah bahwa, departemen sumber daya manusia dibentuk untukmengembangkan dan membantu perkembangan nilai dan potensi sumber daya manusia didalam organisasi. Spesialis sumber daya manusia harus memahami individu karyawan danmembantunya memaksimalkan pengembangan diri dan peningkatan karir.Model ini menggabarkan tumbuhnya perhatian organisasi terhadap pelatihan danpengembangan karyawan mereka.

6. Model Ilmu Perilaku
Model ini menganggap bahwa, ilmu perilaku seperti psikologi dan perilaku organisasimerupakan dasar aktivitas sumber daya manusia. Prinsipnya adlah bahwa sebuah pendekatansains terhadap perilaku manusia dapa diterpkan pada hampir semua permasalahan sumberdaya manusia bidang sumber daya manusias yang didasarkan pada prinsip sains meliputiteknik umpan balik, evaluasi, desain program dan tujuan pelatihan serta manajemen karir.

C. Fungsi manajemen

1. Perencanaan
Perencanaan adalah usaha sadar dalam pengambilan keputusan yang telah diperhitungkansecara matang tentang hal-hal yang akan dikerjakan di masa depan dalam dan oleh suatuorganisasi dalam rangka pencapaian tujuan yang telah dilakukan sebelumnya.

2. Rekrutmen
Menurut Schermerhorn, 1997 Rekrutmen (Recruitment) adalah proses penarikan sekelompokkandidat untuk mengisi posisi yang lowong. Perekrutan yang efektif akan membawa peluangpekerjaan kepada perhatian dari orang-orang yang berkemampuan dan keterampilannyamemenuhi spesifikasi pekerjaan.

3. Seleksi
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekianbanyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerimaberkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar.Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil denganyang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidatterpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksilainnya.

4. Orientasi, Pelatihan dan Pengembangan
Pelatihan (training) merupakan proses pembelajaran yang melibatkanperolehan keahlian, konsep, peraturan, atau sikap untuk meningkatkan kinerja tengakera.(Simamora:2006:273). Menurut pasal I ayat 9 undang-undang No.13 Tahun 2003.Pelatihan kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan,serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja padatingkat ketrampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan danpekerjaan.
Pengembangan (development) diartikan sebagai penyiapan individu untuk memikultanggung jawab yang berbeda atau yang Iebih tinggi dalam perusahaan, organisasi, lembagaatau instansi pendidikan,
Menurut (Hani Handoko:2001:104) pengertian latihan dan pengembangan adalahberbeda. Latihan (training) dimaksudkan untuk memperbaiki penguasaan berbagalketrampilan dan teknik pelaksanaan kerja tertentu, terinci dan rutin. Yaitu latihanrnenyiapkan para karyawan (tenaga kerja) untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan sekarang.Sedangkan pengembangan (Developrnent) mempunyai ruang lingkup Iebih luas dalam upayauntuk memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, sikap dlan sifat-sifatkepribadian.

5. Evalauasi Kinerja
Evaluasi sama pentingnya dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya, yaituperencanaan, pengorganisasian atau pelaksanaan, pemantauan (monitoring) danpengendalian. Terkadang fungsi monitoring dan fungsi evaluasi, sulit untuk dipisahkan.Penyusunan sistem dalam organisasi dan pembagian tugas, fungsi serta pembagian peranpihak-pihak dalam organisasi, adakalanya tidak perlu dipisah-pisah secara nyata. Fungsimanajemen puncak misalnya, meliputi semua fungsi dari perencanaan sampai pengendalian.Oleh karena itu, evaluasi sering dilakukan oleh pimpinan organisasi dalam suatu rapat kerja,rapat pimpinan, atau temu muka, baik secara reguler maupun dalam menghadapi kejadian-kejadian khusus lainnya.
Sebagai bagian dari fungsi manajemen, fungsi evaluasi tidaklah berdiri sendiri.Fungsi-fungsi seperti fungsi pemantauan dan pelaporan sangat erat hubungannya denganfungsi evaluasi. Di samping untuk melengkapi berbagai fungsi di dalam fungsi-fungsi
manajemen, evaluasi sangat bermanfaat agar organisasi tidak mengulangi kesalahan yangsama setiap kali.

6. Komensasi
Pmberian balas jasa langsung dan tidak langsung berbentuk uang atau barang kepadakaryawan sebagai imbal jasa( output) yang diberikannya kepada perusahaan. PrinsipKompensasi adalah adil dan layak sesuai prestasi dan tanggung jawab.

7. Pengintegrasian
Kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan, sehinggatercipta kerjasama yang serasi da saling menguntungkan.

8. Pemeliharaan
Kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawanagar tercipta kerjasama yang panjang.

9. Pemberhentian
Pemutusan hubungan kerja adalah pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yangmengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antar pekerja dan pengusaha.Sedangkan menurut Moekijat mengartikan bahwa Pemberhentian adalah pemutusanhubungan kerjas seseorang karyawan dengan suatu organisasi perusahaan.

D. 4 (Empat) tujuan manajemen SDM adalah sebagai berikut:
a. Tujuan Sosial
Tujuan sosial manajemen sumber daya manusia adalah agar organisasi atauperusahaan bertanggungjawab secara sosial dan etis terhadap keutuhan dan tantanganmasyarakat dengan meminimalkan dampak negatifnya.

b. Tujuan Organisasional
Tujuan organisasional adalah sasaran formal yang dibuat untuk membantu organisasimencapai tujuannya.

c. Tujuan Fungsional
Tujuan fungsional adalah tujuan untuk mempertahankan kontribusi departemensumber daya manusia pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

d. Tujuan Individual
Tujuan individual adalah tujuan pribadi dari tiap anggota organisasi atau perusahaanyang hendak mencapai melalui aktivitasnya dalam organisasi.

Minggu, 29 September 2013

Curhat 4

Menjadi sesorang wiraswasta itu bukanlah hal yang mudah. Karena selain dibutuhkan keberanian dalam memutuskan jenis bisnis tetapi juga masalah jika dihampiri kerugian. Maka dari itu wiraswasta adalah suatu pilihan pekerjaan yang menantang.

Di sini saya memulai mencoba untuk membuat suatu usaha kost-kostan. Kelebihan yang ada pastilah sudah tidak tabu lagi. Akan tetapi keuntungan yang didapat sangatlah menjajikan. Apalagi lokasi tempat kost-kostan tersebuh dekat dengan pusat aktifitas orang-orang yang pasti. Misalnya, dekat dengan kampus, sekolahan atau bahkan kantor.
Selain itu harga kamar kost sekarang sudah seperti apartement yang terkenal tingginya. Hal ini disebabkan sesuai dengan faslitas yang ada.

Kuis 3

1. Sturktur SAP:

  • Interprise Sturktur (Job, Position, Person, Orang Unit)
  • Personal Struktur
  • Organizational Struktur


2. Siklus SAP
Ket:
Organizational Management : Bagaimana perusahaan mengelola dan mendesain struktur yang ada diperusahaan tersebut.
- Applicant Data : Bagaimana cara rekruitmen pelamar, baik dalam perusahaan maupun diluar perusahaan.
- Personnel Management : Bagaimana cara mengelola data setiap karyawan.
- Personnel Development : Bagaimana cara mengembangkan karyawan.
- Training and Event Management : Meningkatkan Knowledge, Skill, dan Attitude (KSA).
- Time Management : Wajib absen, mengelola absensi karyawan.
- Appraisal : Penilaian kinerja karyawan.
- Payroll : Pembayaran gaji setiap karyawan.
- Personnel Cost Planning : Anggaran tahunan perusahaan untuk setiap karyawan

3. - Job: Pekerjaan yg diwenangkan kepada karyawan
- Organitation Unit: Bagian-bagian atau unit-unit yang berada dalam suatu perusahaan
- Position: Suatu jabatan yang diberikan atau diduduki seorang karyawan sesuai dengan kemampuannya di suatu Perusahaan.

4. Tiga Informasi Log in SAP:
  • Username
  • Client
  • Password


Kuis 2

1. Siklus Human Capital

2. - Job ialah suatu pekerjaan atau kegiatan dalam suatu perusahaan untuk mencapai suatu tujuan.
- Position ialah penempatan posisi karyawan di suatu perusahaan, sesuai dengan kemampuan (skill)nya.
- Organizational Unit ialah bagian-bagian unit yang ada didalam organizational atau perusahaan.
- Person ialah orang yang menduduki suatu jabatan di dalam organisasi atau perusahaan.

3. SAP ialah system application and product in data processing.

Rabu, 25 September 2013

Unit 3 "Personnel Administration"

1. Personnel administration biasanya sering dikenal dengan HRM. people (person) adalah aset yang berharga yang harus dan pasti dimiliki perusahaan

2. Tiga cara maintaining infotypes: singe screen maintenance, personnel action, fast entry.


3. Management of global employment model adalah model struktur pegawai yang bisa menyelesaikan satu atau lebih tugas untuk perusahaannya yang go global. Fungsinya untuk  menggambarkan tugas dari seorang pegawai yang harus dilakukan selama masa penugasan global.


4. Initial entry screen for infotype adalah sama halnya dengan ketika log in SAP, untuk identifikasi personnel number, name, EE group, EE subgroup.


5. Search Help berfungsi untuk memungkinkan kita untuk memilih personnel number menurut kriteria.


6. Initial entry screen for infotype adalah sama halnya dengan ketika log in SAP, untuk identifikasi personnel number, name, EE group, EE subgroup.


7. Infotype adalah informasi individu seperti, nama depan, nama belakang, tanggal lahir, yang tertera pada data.


8. Sub infotype adalah membagi suatu data infotype menjadi bagian-bagian.


9. Tiap infotype mempunyai sebuah kunci numeric. Jika kita ingin mengakses infotype menggunakan kunci numeric, masukan numeric untuk infotype di kolom infotype, pilih enter, system akan menampilkan nama dari infotype yang kita maksud.


10. Ada beberapa macam pilihan proses yang bisa kita gunakan untuk menjaga master data, antara lain :• Create • Change• Copy• Delimit• Delete


11. Time constraint HR adalah


12. Maintaining infotype berarti memproses data yang sudah ada pada system, memasukkan dan menyimpan data baru. Kita bisa mengubah data yang sudah ada dan menambah data baru untuk seorang pegawai.


13. Fast entry memungkinkan kita untuk maintain suatu infotype untuk lebih dari satu personnel number.


14. Personnel action digunakan ketika subjek atau situasi lebih rumit dan kita butuh untuk me-maintain lebih dari satu infotype, kita bisa menggunakan personnel actions. Saat kita menjalankan suatu personnel actions, system akan menampilkan semua infotype yang relevan untuk kita maintain.


19. Hiring actions adalah proses perekrutan tanpa rekruitmen . melakukan proses tersebut dengan hiring personnel action.


20. Entry screen for hiring adalah data yang umumnya tersimpan untuk infotype ketika melakukan hiring action.


21. Dalam initial screen terdapat kolom personnel number, untuk menyewa seorang pegawai, pilih entry screen for personnel action, lalu masukkan juga tanggal pegawai masuk.


22. Personal data infotype menyimpan satu data pribadi pegawai.


23. Dinamyc action dilakukan secara otomatis oleh system. Bisa dilakukan tanpa dilihat pada layar (shortcut)


24. Organizational assignment


25. Addresses yaitu penyimpanan alamat seorang pegawai.


26. Dalam planned working time menyebutkan jadwal kerja dari pegawai.


27. Basic pay, menyimpan data tentang gaji pegawai


28. Bank detail, menyimpan data tentang rekening bank dari pegawai untuk masukkan gaji.


29. Absence quotas, menyimpan tentang potongan waktu dari dank e.


30. Dalam master data maintenance, terdapat beberapa pilihan yaitu:• Delete personnel number• Change payroll status• Change entry• Call employee31. Additional actions digunakan ketika kita ingin meakukan lebih dari satu personnel action dalam satu hari yang sama.


32. Management of global employment, mempunyai lima fase:• Planning a global assignment• Preparation for relocation• Transfer• During the assignment• Repatriation


33. Infotype yang dibutuhkan dalam management of global employment:• Global assignment details• Global assignment status• Dependent information• Compensation package offer• Checklist


13. Fast entry memungkinkan kita untuk maintain suatu infotype untuk lebih dari satu personnel number.


14. Personnel action digunakan ketika subjek atau situasi lebih rumit dan kita butuh untuk me-maintain lebih dari satu infotype, kita bisa menggunakan personnel actions. Saat kita menjalankan suatu personnel actions, system akan menampilkan semua infotype yang relevan untuk kita maintain.


19. Hiring actions adalah proses perekrutan tanpa rekruitmen . melakukan proses tersebut dengan hiring personnel action.


20. Entry screen for hiring adalah data yang umumnya tersimpan untuk infotype ketika melakukan hiring action.


21. Dalam initial screen terdapat kolom personnel number, untuk menyewa seorang pegawai, pilih entry screen for personnel action, lalu masukkan juga tanggal pegawai masuk.


22. Personal data infotype menyimpan satu data pribadi pegawai.


23. Dinamyc action dilakukan secara otomatis oleh system. Bisa dilakukan tanpa dilihat pada layar (shortcut)


24. Organizational assignment


25. Addresses yaitu penyimpanan alamat seorang pegawai.


26. Dalam planned working time menyebutkan jadwal kerja dari pegawai.


27. Basic pay, menyimpan data tentang gaji pegawai


28. Bank detail, menyimpan data tentang rekening bank dari pegawai untuk masukkan gaji.


29. Absence quotas, menyimpan tentang potongan waktu dari dank e.


30. Dalam master data maintenance, terdapat beberapa pilihan yaitu:• Delete personnel number• Change payroll status• Change entry• Call employee


31. Additional actions digunakan ketika kita ingin meakukan lebih dari satu personnel action dalam satu hari yang sama.


32. Management of global employment, mempunyai lima fase:• Planning a global assignment• Preparation for relocation• Transfer• During the assignment• Repatriation


33. Infotype yang dibutuhkan dalam management of global employment:• Global assignment details• Global assignment status• Dependent information• Compensation package offer• Checklist


Unit 2 "Structures in Human Capital Management"

1. Fungsi-fungsi human capital management:
To compete effectively, and you can maximize the value of your employees and align employee skills, activity, and incentives with business objectives and strategies.

2. Outline the task associated within my SAP ERP HCM
The solution optimizes each employee's contribution by aligning employee skills, activities, and incentives with business objectives and the strategies to reach them. It also provides tools to manage, measure, and reward individual and team contributions.

3. How SAP within mySAP HCM supports key process in HCM
mySAP ERP HCM provides the tools to manage, measure, and reward individual and team contributions.

4. Differentiate between SAP HR organizational element and master data
Infotypes - Master data di SAP HR diadakan di infotypes. Sejak master data adalah elemen data kunci di mana pengguna perlu dibatasi pembatasan infotype menjadi sangat penting dalam konteks SAP HR.

5. Describe an orgazational plan and identify its organizational elements
You create an organizational plan, which is comprehensive and dynamic model of the structural and personnel environment in your enterprise. Its have some of the key terms used in Organizational Management that same with organizational elements.

6. Describe the manager's desktop and the functions it supports
Repsenting staffing requirements, advertising, managing and selecting applicant correpondence.

7. List the recruitment activities and functions that drive a successful recruitment plan
A typical process in Recruitment may involve the following steps :
· The vacant positions are published in job advertisements.
· The applicants’ data is entered in system (name, address, qualifications, applicants’ number, and so on).
· A complex selection process takes place, culminating in a decision being made.
· The employment contracts are generated for the applicants who are to be hired.
· The applicant data is transferred to HCM master data.

8. How personnel time is managed and evaluated in the human resources module
By the process of recording employee’s activity and development. The Time Management component supports you in all processes that concern planning, recording, and valuating employees’ attendance and absence times.

9. Define how payroll is managed within an organization using the human resources component
mySAP ERP Financial have the record of employee’s activity and its calculate employee’s remuneration for the work that they performed.

10.Manfaat dari modul mySAP HCM
Mempermudah dan mempersingkat waktu untuk segala kegiatan yang berhubungan dengan tenaga kerja bagi suatu perusahaan.

11.Gambarkan proses mySAP HCM

-Organisasi Manajemen
- Data Aplikasi
- Manajemen Personalia
- Pengembangan Karyawan
-Pelatihan dan Event Management
- Manajemen Waktu
-Penilaian
- Daftar gaji
-Personnnel Biaya Perencanaan



12.Gambarkan the organizational plan
Anda dapat menggunakan manajemen organisasi dengan cepat dan efektif memetakan struktur organisasi Anda dan pelaporan dengan objek organisasi yang relevan. Anda membuat rencana organisasi, yang merupakan model comprerensive dan dinamis lingkungan struktural dan personel di perusahaan Anda.

13. Konsep-konsep organizational unit, job,position, persons
· Organizational unit describe the various business units in your organization. Several organizational units, along with their relationships, make up the organizational structure. Organizational units can be divided according to functional or regional criteria, for example.
· Job are general descriptions or templates that apply to several positions with comparable requirements, tasks, and characteristics.
· Position is the smallest organ
izational units of the organizational structure. They represent the distribution of tasks amongst individual employees in the organization. Position is occupied by person.
· Persons occupy positions within the organizational structure. They represent the employees in your organization.

14. Recuitment dan sumbernya
The process from entering applicant data to staffing a position. This applies both to external applicants, that is, new hires, and to internal employees changing position.

15. Vacancies:
Being unoccupied, emptiness, not filled, empty, an unoccupied position or job.

16.Typical process in recruitment
A typical process in Recruitment may involve the following steps :
· The vacant positions are published in job advertisements.
· The applicants’ data is entered in system (name, address, qualifications, applicants’ number, and so on).
· A complex selection process takes place, culminating in a decision being made.
· The employment contracts are generated for the applicants who are to be hired.
· The applicant data is transferred to HCM master data.

17. Personnel Management
Integration between Recruitment and Personnel Administration enables the applicant data to transferred as employee data, which you the
n have to supplement. Employee data is stored in mySAP ERP HCM as infotype records. The data can be displayed, copied, corrected, and deleted.

18. Employee data disimpan:
Di Master Data, pada Personnel File.

19. Tiga cara memaintain infotype
You can maintain infotypes in various ways:
· Single-screen maintenance (one infotype for one person)
· Personnel actions (sequence of infotype for one person)

· Fast entry (one infotype for multiple persons)

20. HCM structure:
Enterprise Structure – to the – Personnel Structure – to the – Organizational Structure.

21. Personnel action
Personnel Action: sequence of infotypes to generate complex personel basic data.

22. Contoh infotype
Personal Data : Name, Date of Birth, Address, so on.

23. Personnel development
In the Personnel Development component, you can plan and realize personnel development and further education and training for your employees, with integration with Training and Event Management. The personnel development requirements result from a comparison of the requirements of the job and the employee’s existing qualifications.

24. Sumber personnel development berasal dari:
The personnel development require
ments result from a comparison of the requirements of the job and the employee’s existing qualifications.

25. Training and event management
Training and event management is a highly integrated component that supports you in planning, executing, and managing your training courses and business events.

26. Empat proses utama dalam training and event management
1. Preparation of Business Event:
· Business event environment
· Create business event groups
· Create business event types
2. Business event Catalog:
· Create business event dates with and without resources
· Plan business event dates based on requirements
3. Day-to-day Activities:
· Book
· Prebook
· Replace
· Rebook
· Cancel
Business events
o Correspondence
4. Recurring Tasks:
· Firmly book / cancel
· Lock / unlock
· Follow up
Business events
o Carry out appraisals
o Repost costs, allocate activities and issue invoices

27.Time management:
The Time Management component supports you in all processes that concern planning, recording, and valuating employees’ attendance and absence times.

28.Proses time management:
Record – Valuate – Use Time Data.

29. Cara mencatat time management.
There are various options available for recording time data such as hours worked, vacation, off-site work, or substitutions:
· Online by time administrators (using the Time Manager’s Workplace, for example)
· Using front-end time recording systems
· Using the mySAP ERP Cross-Application Time Sheet (CATS)
· Using Employee Self-Service applications (ESS)


Appraisal:
The appraisal functionality in Personnel Development supports you with flexible appraisal processes that you can use to carry out standardizes appraisals with the highest level of objectivity.

30. Gambaran appraisal
· 360 appraisal
· Course appraisals
· Personnel appraisal
· Survey
· Target setting and appraisal